Tinju

Hasil Investigasi

Banyak petinju wanita hijrah ke Playboy dan Penthouse

Wahyu Budi Santoso

Rabu,  1 Mei 2013  −  15:39 WIB
Banyak petinju wanita hijrah ke Playboy dan Penthouse
Petinju putri Irlandia Katie Taylor / DL

Sindonews.com - Petinju putri Irlandia Katie Taylor mendapatkan peringatan dari badan tinju AS, World Boxing Association, WBA dan WBC. Katie diminta untuk berpikir dua kali sebelum hijrah ke negeri Amerika Serikat untuk mencari keberuntungan.

Kesuksesan Katie di Olimpiade mendorong tinju wanita menjadi sorotan - promotor pun berencana mengeruk laba. Namun hasil investigasi Irish Mail mengungkap ada 'rahasia' di balik olahraga menarik ini.

"Tinju profesional wanita lebih tidak bermoral daripada pria," kata Ketua Dewan Tinju Profesional Wanita Internasional, Don 'Moose' Lewis,  seperti dilansir MailOnline.

Menurutnya perempuan hanya dipandang sebagai aksi pemanasan. Mereka hanya bertarung selama 10 menit, sedangkan petinju pria dianggap lebih menguntungkan sehingga mereka dapat bertanding selama 12 menit dalam tiga ronde.

"Seksualitas jadi utama, kaum pria ingin melihat gadis-gadis cantik berkelahi. Kemudian didapati gadis-gadis cantik yang berhenti bertinju lebih memilih menjadi model atau muncul bugil di halaman Playboy dan Penthouse. Itu tidak baik untuk tinju,"

"Jika Katie memutuskan menjadi petinju pro Amerika, itu akan menjadi publikasi luas. Mungkin, saluran  HBO dan Showtime akan mulai menampilkan tayangan tinju lagi," tutupnya.

 

(wbs)

 

shadow