Politik

Pemilu 2014, SBY berharap gangguan keamanan bisa dicegah

Pemilu 2014, SBY berharap gangguan keamanan bisa dicegah
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Dok. Sindo).

Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Pemilu 2014 mendatang tidak berdampak pada gangguan keamanan. Maka itu semua pihak terkait untuk ikut berpartisipasi dalam mencegah dampak tersebut.

Caranya, kata SBY adalah mengantisipasi sedini mungkin potensi terjadinya gangguan kemanan sebagai dampai dari pemilu tersebut. Sebab, lanjut SBY dalam pemilu itu rawan terjadinya benturan sosial.

"Mari kita cegah dan kita putus mata rantai antara politik, hukum dan keamanan. Maksud saya adalah, kalau ada peristiwa politik yang sebenarnya kita tidak kehendaki, tapi terjadi yang kita tahu arahnya ke benteruan sosial, kalau ada tanda-tanda seperti itu mari dengan cepat kita putus mata rantai itu," ujar SBY di dalam pidatonya di acara Musrenbangnas di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (30/4/2013).

Menurutnya, Pemilu 2014 akan berjalan efektif sesuai yang diharapkan semua pihak, jika persoalan tersebut bisa diatasi. Misalnya, lanjut SBY Pemilu 2009 terbukti berlangsung efektif tanpa dinodai adanya gangguan kemanan.

"Dengan begitu, tidak harus terjadi pada wilayah gangguan keamanan," tukasnya yang juga sebagai Ketua Umum Partai Demokrat ini.

Hadir dalam acara itu para pimpinan lembaga negara dan kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II. Selain itu, turut hadir para Gubernur se-Indonesia.

(kur)

views: 1.065x

 

shadow