Hukum

Kejati Jateng siap buru Susno Duadji

Eka Setiawan

Senin,  29 April 2013  −  22:57 WIB
Kejati Jateng siap buru Susno Duadji
Susno Duadji. (Dok. Sindo)

Sindonews.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng) siap memburu mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Polisi (purn) Susno Duadji, terpidana tiga tahun enam bulan terkait kasus korupsi.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jawa Tengah Eko Suwarni mengatakan, pihaknya telah mendapat instruksi dari pusat (Kejaksaan Agung atau Kejagung) terkait mantan Kapolda Jawa Barat yang dinyatakan buron itu.

"Karena kami satu korps, Kejaksaan, tentu akan ikut membantu," ungkapnya di Kantor Kejati Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Senin (29/4/2013).

Dia mengatakan, perburuan terhadap mantan polisi berpangkat tiga bintang itu, hampir melibatkan semua fungsi yang ada. "Kalau kami mengetahui informasi keberadaannya, akan kami laporkan ke pusat (Kejagung)," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Susno terjerat kasus korupsi penyidikan PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dengan menerima hadiah Rp500juta saat menjabat Kabareskrim Polri, dan kasus korupsi dana pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat. Saat itu, Susno menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Putusan inkracht kepada terpidana adalah kasasi Mahkamah Agung (MA) RI teregister nomor:899/K/PID.SUS/2012, tertanggal 22 November 2012. Isinya menolak kasasi terdakwa dan jaksa serta membebankan biaya perkara Rp2.500.

Pihak Kejari Jakarta Selatan telah mengirimkan surat panggilan eksekusi. Di alamatkan ke kediaman pribadi terpidana Susno, di Jalan Cibodas I nomor 7, Puri Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.

Sebelumnya, Susno ditahan Polri sejak 10 Mei 2010. Pada Februari 2011 ia keluar tahanan, mengingat masa tahanan status terdakwanya sudah selesai. Eksekusi terhadap pensiunan Polri 2012 ini terus mengalami polemik. Karena hingga kini Susno belum mau untuk dieksekusi.

 

(mhd)

 

shadow