Politik

Kepengurusan baru Demokrat rasionalisasi sentralisme SBY

Eidi Krina Jason Sembiring

Senin,  22 April 2013  −  05:59 WIB
Kepengurusan baru Demokrat rasionalisasi sentralisme SBY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Ist)

Sindonews.com - Menindaklanjuti hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Bali akhir Maret lalu yang memilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum (Ketum) secara aklamasi, partai berlambang mercy ini akhirnya mengumumkan struktur kepengurusan partai yang baru.

Tak hanya semakin gemuk, susunan pengurus inti baru Partai Demokrat juga diisi muka-muka baru. Bagaimana pengamat menilai komposisi baru tersebut?

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus tidak terlalu mengapresiasi positif susunan kepengurusan Partai Demokrat yang baru. Meski diisi beberapa wajah baru, menurutnya kepengurusan tetap didominasi wajah lama.

"Dikatakan baru tentu bukan karena personil kepengurusan Demokrat yang diumumkan hari ini diisi dengan wajah-wajah baru hasil perombakan total SBY. Tidak. Wajah-wajah pengurus DPP Partai Demokrat masih mayoritas dari kepengurusan sebelumnya ketika Anas Urbaningrum menjadi Ketum," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Senin (22/4/2013).

Ia menilai, yang baru dalam kepengurusan Partai Demokrat hanya posisi ketum dan beberapa posisi lain yang personilnya ditambah atau posisi baru yang dibangun untuk merasionalisasi sentralisme kekuasaan yang dibangun SBY.

Dengan kata lain, lanjutnya, sebenarnya SBY hanya mengokohkan niat pengurus lama untuk bekerja di bawah kendalinya hingga tahun 2015 mendatang.

"Beberapa nama seperti Mirwan Amir dan Gede Pasek tentu tak muncul dalam struktur karena tak ingin membaharui komitmen bersama atau tepatnya di bawah kontrol SBY," tandasnya.

Seperti dibeitakan Sindonews sebelumnya, DPP Partai Demokrat akhirnya mengumumkan struktur baru wajah partai berlambang mercy tersebut untuk periode 2013-2015. Pengumuman tersebut dibacakan langsung Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan, di Kantor DPP Partai Demokrat, di Jalan Kramat Raya No 146, Jakarta Pusat, Minggu 21 April 2013.

"Partai Demokrat telah melakukan KLB di Bali Maret kemarin dan berdasarkan hasil KLB tersebut para peserta yang memiliki suara, memilih secara aklamasi Pak SBY sebagai ketum PD periode 2013-2015. Di dalam kepengurusan yang dibentuk formatur, maka disusunlah struktur DPP PD 2013-2015 yang intinya melengkapi susunan kepengurusan 2010 yang lalu dan diharapkan agar pada 2014 PD insya Allah menjadi pemenang pemilu," jelas Syarief.

Menurut Syarief, struktur baru tersebut merupakan amanah KLB yang ditandatangani langsung Ketua Umum Partai Demokrat SBY dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro (Ibas).

Berikut susunan pengurus DPP PD 2013-2015:

Ketum: Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua Harian: Syarifuddin Hasan
Wakil 1        : Jhonny Allen Marbun
Wakil 2         : Max Sopacua
Wakil 3         : Nurhayati Ali Assegaf
Wakil 4         : Sukarwo
Wakil 5         : Agus Hermanto

Sekjen: Edhie Baskoro Yudhoyono
Wakil 1      : Saan Mustopa
Wakil 2      : Ramadhan Pohan
Wakil 3      : Sofatillah Mozaib
Wakil 4      : Andi Nurpati

Bendahara Umum Handoyo S Mulyadi
Wakil 1        : Siswanto
Wakil 2         : Indrawati Sukadis

Direktur Eksekutif Totok Riyanto
Wakil 1         : Bambang Susanto
Wakil 2         : Fajar Sampurno
Wakil 3         : Monggas Adi Chandra

 

(kri)

 

shadow