Hankam

Pengawasan tingkat Polres & Polsek masih lemah

Melinda Masri

Selasa,  20 November 2012  −  17:14 WIB
Pengawasan tingkat Polres & Polsek masih lemah
Ilustrasi. (Istimewa)

Sindonews.com - Pengawasan yang kurang ketat memicu para pelaku teror bom dengan mudah melancarkan aksinya di pos-pos polisi. Selain itu, anggota di pos polisi seperti Polsek atau Polres cenderung sedikit.

"Polsek dan Polres itu penjagaannya kurang ketat, karena mereka bersifat melayani masyarakat. Selain itu jumlah personelnya juga tidak banyak," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius didampingi Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2012).

Sementara itu terkait temuan bom rakitan dengan tabung gas tiga kilogram di dalam kantong plastik berwarna hitam di halaman dalam Polsek Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah, polisi juga belum menemukan fasilitas memadai. Misalnya, kamera closed circuit television (cctv) untuk mengetahui siapa pelaku yang menaruh bom itu.

"Kami belum mendapatkan adanya kamera apa enggak. Sementara belum dapat, masih ditelusuri apakah ada cctv di lingkungan setempat," imbuhnya.

Sementara petugas setempat masih menelusuri pelaku, Mabes Polri mengimbau dengan memberi instruksi agar seluruh anggota polisi yang berada di Polres dan Polsek terus waspada.

 

(mhd)

 

shadow