Jawa Timur

Kepergok mencuri di masjid, wartawan diamuk massa

Jaka Samudra

Rabu,  14 November 2012  −  15:55 WIB
Kepergok mencuri di masjid, wartawan diamuk massa
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Seorang wartawan surat kabar harian di amuk massa setelah ketahuan mencuri sebuah tas milik seorang jemaah di Masjid Al-Kautsar, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Ipung Syafulloh (44) harus diperiksa polisi setelah tertangkap basah mencuri tas berisi uang Rp72 ribu milik Anwar (20) mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Masjid Al Kautsar, Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Kepel, Kota Pasuruan, Selasa 13 November 2012 sore.

Aksi pencurian terungkap saat wartawan warga Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi ini usai menjalankan salat Maghrib berjemaah di masjid tersebut.

Setelah menjalankan salat, pelaku mengambil tas milik korban. Namun sial aksinya kepergok salah satu jemaah yang juga teman korban hingga pelaku diamankan ke satpam masjid.

Awalnya pelaku mengelak dan berusaha menakut-nakuti dengan menunjukan kartu pers. Tapi saat diperiksa, tas kumal milik korban berada di dalam tas pelaku.

Massa yang mengetahui adanya pencurian di dalam masjid kesal dan menghajar oknum wartawan itu hingga babak belur. Beruntung polisi cepat datang dan menggiringnya ke Mapolsek Bugulkidul.

Ipung SYaifulloh mengaku perbuatan yang dilakukan hanya spontanitas saja. "Saya spontan saja ambil tas itu," katanya.

Kapolsek Bugulkidul, Kompol Agung Setiawan mengatakan, pelaku tertangkap tangan saat mencuri di dalam masjid. Untuk menanggung perbuatannya, pelaku dijebloskan ke penjara dan dijerat pasal pencurian dengan acaman penjara maksimal 7 tahun.

(ysw)

views: 778x

 

shadow