Hot Topic Profil Partai Politik Indonesia 2014
Hot Topic Kemelut Demokrat

Hankam

Kapolri bantah teroris terkait Film Innocence of Muslims

Susi Fatimah

Sabtu,  22 September 2012  −  18:37 WIB
Kapolri bantah teroris terkait Film <i>Innocence of Muslims</i>
Kapolri Jenderal Timur Pradopo. (Sindonews.com)

Sindonews.com - Kapolri Jenderal Timur Pradopo membantah jika penangkapan terduga teroris di Solo, Jawa Tengah, hari ini Sabtu (22/9/2012) terkait film Innocence of Muslims yang tengah ramai menuai aksi protes dari kalangan umat muslim.

"Sekali lagi tidak (ada kaitannya dengan film Innocence of Muslims itu). Ini kaitan dengan masalah yang ada di Depok, yang ada di Solo, yang ada di Tambora, saya kira itu," ujar Timur di Jakarta.

Hingga saat ini, sambungnya, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif kepada delapan orang terduga teroris tersebut, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dibeberapa titik.

Timur mengatakan, hasil analisis sementara temuan bahan peledak dan bom yang ditemukan di lokasi memiliki tingkat resiko tinggi.

"Kemudian ada beberapa yang memang sedang dilakukan analis, karena sangat membahayakan," tuturnya.

Namun, saat dikonfirmasi siapa target peledakan bom tersebut, dia enggan menjelaskan.

"Sekali lagi semua masih dalam pemeriksaan intensif. Tapi yang jelas ini adalah jaringan lama yang memang terus kita kembangkan, nanti akan kita sampaikan," katanya.

Sebelumnya, personel Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris di Griyan, Kelurahan Pajang (Kerten), Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, pagi tadi. Penangkapan pertama terjadi pukul 05.30 WIB terhadap seorang bernama Badri (BH).

Selain itu, Densus 88 kembali menangkap terduga teroris lainnya, Baidi, di tempat yang sama. Keduanya merupakan saudara ipar. Jarak lokasi penggerebekan hanya 900 meter dari markas korem.

Warga Griyan, Tri Partini, mengungkapkan, sejak sebelum azan Subuh, personel Densus 88 sudah banyak berdatangan ke sekitar makorem. Namun penangkapan baru dilakukan saat terang.

Di salah satu kediaman terduga teroris, polisi menemukan dan menyita 11 detonator, bahan kimia, belerang, bahan-bahan campuran, dan buku-buku terkait jihad.

 

(mhd)

 

shadow