
Ronald Steven
Sindonews.com - Siti Hartati Murdaya mengaku sempat mengalami stres saat ditahan di rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap dalam penerbitan hak guna usaha (HGU) lahan perkebunan sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
"Awalnya saya stres sedikit. Tapi, sekarang saya mulai tidak stres lagi," kata mantan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu di Rutan KPK, Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Bos PT Hardaya Inti Plantation itu mengaku stres lantaran harus menyesuaikan diri dengan kondisi rutan, dan statusnya sebagai tahanan KPK. Apalagi, penahanan tersebut dilakukan saat dirinya dalam kondisi sakit.
"Saya menyadari bahwa saya itu enggak salah. Kalau ada mendzolimi saya, ya saya terima kasih aja. Karena saya menyadari saya belum nabi, saya orang biasa. Tentu saya juga ada kekurangan," jelasnya.
Disinggung soal kasus yang menjeratnya, Hartati mengaku dirinya telah didzolimi oleh sejumlah pihak hingga ditahan KPK. Untuk itu, dirinya berjanji akan memberikan keterangan fakta dalam kasus tersebut.
"Semoga ini semua dapat dilalui dengan selamat, dengan damai, dan tidak tercipta dengan hal yang enggak bener," tandasnya.
(lil)