Kalimantan & Sulawesi

1.991 guru terancam tak dapat tunjangan

Syamsir

Jum'at,  31 Agustus 2012  −  09:26 WIB
1.991 guru terancam tak dapat tunjangan
foto: Dok. okezone

Sindonews.com - Ribuan guru terancam tak lagi mendapatkan tunjangan sertifikasi karena hasil uji kompotensi guru (UKG) mereka di bawah standar yang dipersyaratkan Kemendikbud.

Dari 2.000 guru TK, SD, SMP dan SMA, peserta ujian kompetensi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba beberapa hari lalu, hanya sembilan orang yang meraih nilai 70.

Selebihnya, 1.991 guru meraih nilai di bawah angka yang dipersyaratkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut. Kepala Disdikpora Bulukumba Andi Akbar Amier mengungkapkan, guru yang mendapatkan nilai di bawah 70 ini, akan diberikan pelatihan khusus.
“Kalau sudah diberikan pelatihan, tapi kembali gagal, bisa saja tunjangan sertifikasinya dihentikan. Makanya, guru harus serius mengikuti program ini,” kata Akbar menjelaskan kepada wartawan, Kamis 30 Agustus 2012.

Saat ini, ujar dia, menunggu model diklat dari Kemendikbub pusat bagi guru yang belum lulus tersebut. Alasannya, karena program ini merupakan kegiatan Kemendikbud sehingga acuanya harus dari pusat.

“Kami masih menunggu proses selanjutnya, seperti apalagi yang mesti dilakukan daerah untuk guru gagal,” ujar dia.

Menurut Andi Akbar Amier, sejumlah guru tak lulus karena pengetahuan tentang materi yang diujikan dalam UKG memang terbilang rendah. Akbar berharap agar guru lebih giat belajar lagi.“Guru perlu belajar lagi. Hasil UKG ini menunjukan pengetahuan guru sangat rendah,” tutur Andi Akbar.

Anggota Komisi D DPRD Bulukumba Muhammad Djuharta mengemukakan, pihaknya mengusulkan agar dinas pendidikan segera melakukan bimbingan khusus untuk peningkatan mutu pendidikan guru. Menurut dia, kegagalan guru ini menjadi bahan evaluasi pemkab.

 

(azh)

 

shadow