Jawa Barat

Bupati Ciamis sodorkan tiga calon Sekda

Ujang Marmuksinudin

Selasa,  14 Agustus 2012  −  20:11 WIB
Bupati Ciamis sodorkan tiga calon Sekda
Ilustrasi (dok.istimewa)

Sindonews.com – Setelah mengerucutkan beberapa nama, akhirny Bupati Ciamis Engkon Komara mengajukan tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis untuk mendapat persetujuan Gubernur Jawa Barat.
 
Ketiga nama calon yang disodorkan adalah, Asisten Daerah (Asda) II Pemkab Ciamis Herdiyat, Staf Ahli Bupati Ciamis Nurhastuti, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Ciamis Soekiman.

“Ketiga nama calon itu sudah diajukan ke Gubernur Jawa Barat. Dari, sebelumnya ada sepuluh nama yang memenuhi syarat,” kata Bupati Ciamis Engkon Komara, Selasa (14/8/2012).
 
Sebelumnya, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Ciamis mengantongi sepuluh nama pejabat yang memenuhi kriteria untuk menjabat sebagai Sekda Ciamis. Karena akhir Agustus 2012 ini, masa jabatan Sekda Ciamis segera habis memasuki masa pensiun.

Engkon menegaskan, siapapun pengganti Sekda mereka harus bisa melanjutkan tugas-tugasnya dengan baik dan bisa bekerja sama dengan semua unsur.

“Saya inginnya sehabis masa jabatan Sekda sekarang karena pensiun, paling lambat satu minggu harus sudah ada pengantinya. Tapi, itu semua bergantung keputusan Gubernur,” pungkas Engkon.
 
Asda III Pemda Ciamis Dwiana Agustina menyebutkan, sebelumnya sepuluh nama pejabat yang sudah memenuhi kriteria calon Sekda yaitu Staf Ahli
Bupati Wahidin, Staf Ahli Bupati Wawan Arifin, Staf Ahli Daradjat Hadiana, Asda II Pemda Ciamis Herdiat, Kepala BKDD Yoni Kuswardiono, Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Soekiman, Kepala BPLH Sulaeman, Staf Ahli Bupati Nurhastuti, Staf Ahli Bupati Titin dan Asda III Pemda Ciamis Dwiana Agustina.
 
“Prosesnya sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi kekososngan jabatan Sekda. Karena Pak Tachyadi akhir Agustus sudah tidak menjabat atau masa jabatanya habis per tanggal 1 September 2012,” terang Dwiana.
 
Dwiana menjelaskan, adapun yang menjadi kriteria pejabat bisa diajukan sebagai calon sekda, harus sesuai dengan kepangkatan, golongan dan harus sudah menduduki jabatan di Eselon II sekurang-kurangnya dua kali.

“Dari sepuluh nama calon yang masuk sudah dikerucutkan oleh Baperjakat sekarang sudah menjadi kewenangan penuh pak Bupati dan Gubernur,” pungkas Dwiana.

 

(ysw)

 

shadow