
Slamet Riadi
Sindonews.com - Hartati Murdaya, salah satu pengusaha ternama di Indonesia mengaku siap dipanggil Komisi Pemberantasan Kourpsi (KPK) terkait dugaan suap Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
"Siap, tapi belum ada panggilan," ujar Hartati usai mencoblos di TPS 01 Jalan Teuku Umar Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012).
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini mengaku akan memberikan keterangan jika memang dipanggil penyidik KPK. "Siap menjalani pemeriksaan, akan menjelaskan secara jujur," ujarnya lagi.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan KPK berencana memanggil Hartati untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
“Iya akan kami panggil, tapi jadwalnya belum tahu,“ ujar Johan dalam keterangan persnya di Kantor KPK, Jakarta, Rabu 4 Juli 2012.
(lns)