
Slamet Riadi
Sindonews.com - Kader penting Partai Demokrat lagi-lagi terkait kasus korupsi. Kali ini anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hartati Murdaya. Pengusaha perempuan cukup terkenal di Indonesia ini bahkan telah dicegah oleh KPK agar tak berpergian ke luar negeri.
Apa tanggapan Partai Demokrat tekait soal ini? "Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada proses hukum," jawab Juru Bicara Partai Demokrat Andi Nurpati melalui pesan singkatnya kepada wartawan Senin (9/7/2012).
Hartati sendiri, telah menyatakan kesediaannya hadir memenuhi panggilan KPK. "Ibu Hartati siap dipanggil KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi," terang Andi Nurpati.
Sebelumnya diberitakan, KPK mensinyalir terjadi suap terhadap Bupati Buol Amran Batalipu oleh Perusahaan milik Siti Hartati Murdaya yakni PT Hardaya Inti Plantation. Suap berjumlah miliaran rupiah itu agar Amran mengeluarkan rekomendasi Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan milik Hartati.
(lns)