alexa snippet

HT: Indonesia Harus Menjadi Produktif

HT: Indonesia Harus Menjadi Produktif
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) saat melantik GRIND, Pemuda Perindo, LBH Perindo dan Kartini Perindo DKI Jakarta, di Jakarta, tadi siang.Foto/Istimewa/Perindo
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menyatakan dua pertiga dari pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi. Indonesia harus bergeser dari konsumtif menjadi produktif.

Hal tersebut disampaikan HT saat melantik GRIND, Pemuda Perindo, LBH Perindo dan Kartini Perindo DKI Jakarta, di Jakarta.“Tantangan Indonesia ke depan mempercepat pendidikan, meningkatkan lapangan kerja, beralih dari konsumtif menjadi produktif,” kata HT, Jumat (13/1/2017)

Menurut HT, negara harus hadir di tengah masyarakat yang tidak bisa berdiri sendiri untuk kebutuhan dasarnya. Seperti pendidikan, kesehatan, papan dan pekerjaan.

“Di era globalisasi kebutuhan dasar pendidikan bukan lagi SD, SMP, SMU, tapi perguruan tinggi,” ujar pria yang telah mengajar dilebih 150 perguruan tinggi tersebut.

HT menuturkan, pendapatan per kapita Indonesia sekitar US$3.600 per tahun, artinya penghasilan masyarakat sekitar Rp4 juta per bulan. Penghasilan tersebut tak cukup untuk masyarakat bisa menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi.

Pendidikan Indonesia pun tertinggal dibanding negara-negara lainnya, sebagai pembanding lulusan perguruan tinggi di Taiwan hampir 100%, Korea Selatan 86% sementara Indonesia masih di bawah 10%.  Dengan laju tambahan lulusan perguran tinggi satu juta lulusan tiap tahunnya, lanjut HT, butuh 25 tahun untuk menambah 10% lulusan perguran tinggi di Indonesia. Ketinggalan pendidikan menjadikan Indonesia tidak kompetitif.
  
Kompetitif

HT menegaskan, pemerintah harus hadir untuk membantu masyarakkat agar terjadi percepatan pendidikan.“Tingkatkan pendidikan dan pelatihan masyarakat yang belum mapan, agar kita menjadi bangsa yang kompetitif,” tegasnya.

Di sisi lain lapangan pekerjaan terbatas, sementara jumlah pencari kerja terus bertumbuh seiring dengan pesanya laju pertumbuhan penduduk. 
“Ke depan kalau ini tidak diperbaiki malah akan makin jauh ketinggalan dibandingkan dengan negara lain,” jelasnya.

HT mengatakan, Perindo berjuang untuk membangun Indonesia, mempercepat pendidikan, meningkatkan lapangan pekerjaan terutama di daerah. Sehingga Indonesia bisa bergeser kembali dari konsumtif menjadi produktif.

Sehingga kesejahteraan masyarakat di daerah akan naik, daerah terbangun dan Indonesia lebih cepat menjadi negara maju. HT berpesan kepada seluruh kader untuk bergerak maksimal, membentuk kepengurusan tingkat TPS dan menggenjot berbagai program.

Kepada sayap-sayap Perindo HT menyerukan untuk menjalankan berbagai program sesuai dengan bidang sayap masing-masing.



(whb)
views: 4.523
loading gif
Top