alexa snippet

Wiranto: Pemerintah Jokowi Lebih Baik dari Soeharto, Habibie, Gus Dur

Wiranto: Pemerintah Jokowi Lebih Baik dari Soeharto, Habibie, Gus Dur
Menko Polhukam Wiranto membandingkan kinerja Pemerintah Jokowi-JK dengan era tiga kepemimpinan sebelumnya. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum Partai Hanura Wiranto ‎menilai kinerja Pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih baik dibandingkan era Soeharto, Bacharuddin Jusuf Habibie, dan Abdurahman Wahid (Gus Dur).

Wiranto mengatakan itu menanggapi pertanyaan para wartawan mengenai dua tahun Pemerintah Jokowi-JK. "Saat ini saya sudah pernah membantu empat Presiden, Soeharto, Habibie, Abdurahman Wahid dan sekarang Presiden Jokowi," ujar Wiranto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Wiranto pernah menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia di era Presiden Soeharto dan BJ Habibie. Kemudian, Wiranto juga pernah menjabat Menteri Pertahanan dan Keamanan di era Gus Dur.

Kini, dalam Pemerintahan Jokowi-JK, dia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sejak dua bulan belakangan. ‎"Saya bisa melihat pemerintahan saat ini betul-betul dapat menyesuaikan lingkungan yang sangat berubah cepat," ‎tuturnya.

Dia menuturkan, pada 17 tahun lalu, kondisi negara belum secepat ini atau belum sedinamis saat ini, dan persoalannya belum kompleks seperti saat ini.

Namun ternyata, lanjut dia, Pemerintah Jokowi-JK ‎mampu untuk mencoba beradaptasi dengan perubahan lingkungan, dan bahkan mengambil suatu inisiatif agar bisa melakukan berbagai hal untuk dalam lingkungan yang berat.

"Atau dalam rangka lingkungan  strategis yang berat harus mampu menciptakan stabilitas, kesejahteraan, keadilan, dan keamanan, itu yang bisa saya rasakan di kabinet kerja yang saat ini saya sudah berada di dalamnya," paparnya.

‎Kendati demikian, Wiranto merasa masih banyak hal yang harus dilakukan pemerintah saat ini. "Misalnya dalam wilayah hukum, kita baru mulai reformasi hukum secara intens dan memang hukum ini memang harus ditegakan," ungkapnya. (Baca juga: Dua Tahun Jokowi-JK, Antara Janji dan Kenyataan)

Dia mengatakan, keamanan dan ketertiban masyarakat sangat bergantung  upaya penegakan hukum.  Menurut dia, jika hukum tidak bisa ditegakkan maka yang terjadi adalah ketidakteraturan, kesemrawutan, ketidakpastian, dan berujung pada ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum maupun pemerintah.

"‎Ini sangat disadari oleh pemerintah, Pak Jokowi-JK, oleh karena itu kita sudah merancang satu program reformasi hukum yang total," katanya. ‎(Baca juga: Koalisi Gemuk Jokowi-JK dan Angan-angan Kabinet Ramping)

dibaca 37.102x
halaman ke-1 dari 2
loading gif
Top