alexa snippet

KPK Jadi Sorotan di Dua Tahun Jokowi-JK

KPK Jadi Sorotan di Dua Tahun Jokowi-JK
Ilustrasi Gedung KPK. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Banyak dinamika yang terjadi di bidang hukum dalam periode dua tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Dinamika itu terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang begitu banyak menangani kasus-kasus besar, seperti kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan kasus bailout Bank Century.

Serta sejumlah fenomena kasus dan polemik hukum lainnya di dua tahun Pemerintahan Jokowi-JK ini. Berikut beberapa pandangan dari pengamat hukum Universitas Trisakti (Usakti) Yenty Ganarsih, dalam wawancara eksklusif bersama Sindonews.

Bagaimana KPK di bawah pimpinan Agus Rahardjo?

KPK sekarang hanya banyak OTT (Operasi Tangkap Tangan). Dan OTT itu tidak sulit karena menggunakan perangkat canggih yang tidak dimiliki jaksa dan polisi.

Anggaran mereka (KPK) juga jauh lebih besar dari polisi. Saya juga telah mendorong begaimana pengusutan kasus lama dan kinerja KPK ke depan. Dulu saat di pansel, mereka jawab bisa. Saya harap KPK sekarang tidak hanya OTT saja.

Saya akui OTT penting untuk mengantisipasi korupsi-korupsi di depan mata. Terhadap polisi sekalipun, saya juga berharap proses penyelidikan dimatangkan.

KPK punya program pencegahan, biasanya bertujuan untuk benahi sistem (good governance). Seharusnya di sana yang didalami, jangan-jangan ada kebocoran. Bukan tiba-tiba tangkap.

Lalu apa yang harus dilakukan KPK?

Ke depan KPK harus mencari kebocoran-kebocoran yang sudah terjadi. Itu baru hebat. Misal di sektor migas (minyak dan gas), KPK harus mencari bukti. Dari sistem-sistem tersebut dilihat mana yang bocor.

dibaca 24.111x
halaman ke-1 dari 5
loading gif
Top