alexa snippet

PBNU Siap Jadi Garda Terdepan Perangi Ancaman Radikalisme

PBNU Siap Jadi Garda Terdepan Perangi Ancaman Radikalisme
Dialog Deradikalisasi-Bahaya Radikalisme Agama di Indonesia, di Pendopo Bupati Karanganyar. (Rahmat Sahid/Koran Sindo).
A+ A-
KARANGANYAR - Generasi muda banyak mulai diracuni dengan paham keagamaan radikal, di mana mereka berkeyakinan bahwa membunuh adalah bagian dari jihad. Generasi muda juga merusak kebhinekaan bangsa karena terlalu mudah mengafirkan orang tidak sepaham atau sealiran dengannya.

Maka itu, pemerintah perlu membuat langkah tegas dalam mencegah dan memerangi paham radikalisme. Bahkan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga siap menjadi garda terdepan dalam mencegah dan memerangi ancaman radikalisme di Indonesia.

"Radikalisme adalah persoalan serius. Ini ancaman yang merusak kebangsaan dan mencoreng agama Islam yang seharusnya dipahami dan diamalkan sebagai rahmatan lil alamin," ujar Ketua PBNU, Nusron Wahid, dalam acara dialog Deradikalisasi-Bahaya Radikalisme Agama di Indonesia, di Pendopo Bupati Karanganyar, Sabtu (5/3/2016).

Pihaknya juga berharap langkah tegas dan sistematis negara dalam mengajak kelompok masyarakat berupaya mencegah dan memerangi paham yang mengarah pada tindakan teror dengan mengatasnamakan agama.

"Menko Polhukam Pak Luhut juga terus menggalang kelompok masyarakat agar berperan aktif dalam bahu-membahu dan menyampaikan informasi kepada pihak berwenang yang sifatnya menjadi ancaman dan dicurigai bisa mengarah tindakan teror," ucapnya.

Hadir dalam acara tersebut, Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, Wakil Rais Aam Miftahul Akhyar, Ubaidillah Shodaqoh, dan Ketua Khatib Syuriah PBNU Yahya C Staquf.

Baca: Jokowi Minta Said Aqil Tenangkan Warga NU.



(kur)
views: 8.337
loading gif
Top